Bulukumba – Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Wahdah Islamiyah Kabupaten Bulukumba sukses menggelar Wisuda Santri Angkatan XXIV pada Ahad, 14 Juni 2026 M bertepatan dengan 28 Dzulhijjah 1447 H. Kegiatan yang mengusung tema “Mengukir Senyuman Orang Tua dengan Cahaya Al-Qur’an” ini berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri para santri, orang tua, pengurus Wahdah Islamiyah, serta sejumlah tamu undangan.
Acara ini menjadi momentum penting dalam mengapresiasi capaian para santri yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran Al-Qur'an di bawah binaan Unit Pengembangan Pendidikan Dasar Qur'an (UPPDQ) Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba.
Dalam sambutannya, Syukriadi, S.Ag., M.M., yang mewakili Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Wahdah Islamiyah dalam membina generasi Qurani. Ia menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur'an tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga harus mendapatkan dukungan penuh dari keluarga.
"Jangan menganggap bahwa lembaga pendidikan memiliki kewajiban seratus persen dalam membina anak-anak. Apa yang diperoleh anak-anak di TPQ harus mendapatkan penguatan dan tindak lanjut di rumah. Karena rumah adalah madrasah pertama bagi anak-anak kita," ujarnya.
Beliau juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak-anak di tengah berbagai tantangan moral dan sosial yang dihadapi generasi saat ini. Menurutnya, pembiasaan nilai-nilai Islam sejak dini menjadi salah satu solusi dalam membentuk karakter dan akhlak mulia.
"Yang kita harapkan bukan hanya anak-anak yang cerdas, tetapi juga generasi Qurani yang mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.
Sementara itu, sambutan Bupati Bulukumba yang diwakili oleh Drs. H. Muhammad Daud Kahal, M.Si., selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bulukumba, menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Bulukumba yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi tinggi kepada Wahdah Islamiyah Bulukumba atas kontribusinya dalam pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan Al-Qur'an.
"Pelaksanaan wisuda ini merupakan bukti keberhasilan proses pendidikan yang telah dilaksanakan oleh Wahdah Islamiyah. Kami melihat kontribusi organisasi ini sangat besar dalam mendukung pembangunan karakter masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bulukumba," tuturnya.
Beliau juga menegaskan bahwa kemajuan Kabupaten Bulukumba tidak terlepas dari kontribusi berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan Islam yang aktif dalam bidang pendidikan dan pembinaan umat.
Menurutnya, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bulukumba yang terus mengalami kemajuan merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan.
Acara wisuda berlangsung dengan penuh semangat dan kebanggaan. Para santri tampil menunjukkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an yang telah mereka pelajari selama mengikuti pendidikan di TPQ. Kehadiran orang tua yang menyaksikan langsung prosesi wisuda menjadi momen yang mengharukan sekaligus membanggakan.
Melalui kegiatan ini, Wahdah Islamiyah Bulukumba berharap para wisudawan dan wisudawati tidak berhenti pada capaian wisuda semata, tetapi terus meningkatkan interaksi dengan Al-Qur'an melalui membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat membangun generasi Qurani, Wisuda Santri Angkatan XXIV ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya generasi emas Indonesia yang berakhlak mulia, berilmu, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, dan daerah.
(Kontributor Media Wahdah Islamiyah Bulukumba)

Radio Wahdah